Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2019

SUNAT MENURUT YAHUDI KRISTEN DAN ISLAM

SUNAT: PERJANJIAN KEKAL ATAU JANJI YANG DIBATALKAN? Isu sunat bukan sekadar praktik fisik, tetapi menyangkut otoritas wahyu dan konsistensi perjanjian Allah. Mari kita lihat langsung pada teksnya. --- 1. Allah Menyebutnya “Perjanjian Kekal” Dalam Kitab Kejadian 17:10–13, tertulis: > “Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat… Haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu… Maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal.” Dan ayat 14 menegaskan: > “Dan orang yang tidak disunat… orang itu harus dilenyapkan… ia telah mengingkari perjanjian-Ku.” Teks ini jelas: Sunat adalah tanda perjanjian. Disebut perjanjian kekal. Tidak bersunat berarti mengingkari perjanjian. --- 2. Yesus Disunat Dalam Injil Lukas 2:21, tertulis: > “Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus…” Yesus menja...